Rabu, 30 September 2009

Pesan Terkirim (2)


ya perjalanan kita memang beitu panjang untuk bisa kita sudahi...
tapi kita juga gak bisa menghindarinya, jalan terjal, berliku bisa kita lalui....
tapi di persimpangan jalan kita mungkin harus terpisah,kamu ke kiri,aku ke kanan
ya kita akhirnya memenpuh jalan yang berbeda
walau kita gak akan tau apakah suatu saat jalan kita akan bertemu lagi dan akan sejalan lagiii....
ya kita lagi lagi harus seperti ini….
Lagi –lagi harus jadi korban keangkuhan seseorang…
Ya kenapa???
Kenap???
Dan terus kenapa???
Andai saja kita tidak harus begini….
Ya kita akan memulai dengan kisah manis, walau akhirnya berakhir sangat pahit
Ya kita awali dengan kebahagiaan, tatapi kita harus mengakhirinya dengan kesedihan
Ya kita bermula dari rasa cinta, nyatanya harus kita akhiri dengan rasa benci
Ya kita pertama seling memberikan harapan, ternyata harus berakhir dengan ke putus asaan
ya kita dulu bersama, sekarang harus berpisah….
Ya orang gak ada yang tau perasaan kita selama ini….
Orang gak tau kesulitan kita saat ini…..
Mereka gak pernah memikirkan kita…
Ya mereka hanya mencari keuntungan dari penderitaan2 kita….
Kuat, kita mencoba untuk tetap kuat…
Bertahan, kita terus mencoba bertahan…
Berharap, ya kita tidak pernah berhenti berharap…
Berusaha,kita selalu tak pernah berhenti berusaha…
Walau akhirnya kalah….
Ya janji tinggallah janji…
Kenangan manis kini terasa pahit…
Vic, mungkin jalan yang kamu ambil sangat benar…
Banyak orang justru mendukung kamu
Banyak orang berkata keputusanmu tepat
Awal kita baik, tapi perjalannan kita berliku,akhir kita pasti pahit…
Ya seandainya mereka dulu mengerti perasaan kita…
Seandainya mereka mengerti posisi kita….
Umpamanya mereka merasakan sakitnya kita…
Kalau saja mereka tau cinta suci kita dulu…
Ya mereka hanya mereka…
Kita hanya kita….
Kamu juga kamu..

Aku ya hanya seperti aku ini….

Pesan Terkirim:

17 Maret 2009 ; 09:20 WIB

Pesan Terkirim (1) / tergdaikannya AB 5479 DU


waktu itu sehabis ulang tahunku yang kebetulan jatuh pada tanggal 9 juni 2008
ya waktu itu....
hari malam selasa tanggal 09 Juni 2008
kurang lebih pukul 18:35 WIB
KAMU DUDUK DI PINTU BELAKANG SEBELAH SELATAN
KAMU TERTUNDUK...
KAMU MENANGIS...
MUNGKIN KAMU SAAT ITU MERASA KECEWA...
SAKIT DAN GAK TAU HARUS BERBUAT APA???
VIVI HANYA DUDUK JONGKOK DI BELAKANG KAMU
MEMBELAI-BELAI RAMBUT KAMU
AKU JUGA LIHAT VIVI SEDIKIT
MENGELUARKAN AIR MATA
DI SAAT SEDIH DIA MASIH MENCOBA MENGUATKAN KAMU
"Kak Victa udahlah..."
TERUS, DAN TERUS MENCOBA MENGUATKAN KAMU...
AKU...
HANYA BISA TERDIAM...
DUDUK DI BELAKANGMU, JUGA HANYA BISA TERTUNDUK...
SAKIT DAN SANGAT SEDIH MELIHAT KAMU SEPERTI ITU
DIAM, PASRAH DAN TIDAK BISA BERBUAT APA-APA
AKU MENCOBA MENGUATKAN KAMU
WALAU AKU SENDIRI SAAT ITU SANGAT RAPUH
Kamu bilang "Nak sepisan meneh kedadean sik koyo biyen, aku arep lungo adoh, aku ora arep mulih! Mas, aku kudu ninggalke kowe..." itu kira2 kata yang kamu ucapkan ke aku
ya seperti kamu bilang, kata-kata kita merupakan doa.
malam itu aku pulang...
Tapi aku tidak bisa menolak waktu paginya aku di suruh datang lagi...
ya aku sudah berjanji, dan
"PERKATAAN KITA ADALAH HARGA DIRI KITA"
"saya berjanji,besok sebelum jam 10 sudah saya kembalikan, kamu gak percaya sama saya ???" kata papamu waktu itu.
PAGINYA, HARI SELASA TANGGAL 10 JUNI 2008...
kejadian yang kita khawatirkan terjadi....
AB 5479 DU pun di bawa entah kemana, dan tidak pernah kembali lagi...
ya DOA itu pun terkabul...
KEJADIAN MALAM ITU BENAR2 TERJADI
sama, aku, kamu, vivi hanya bisa diam!!!
kamu bener-bener "pergi" dari rumah...
kamu bener-bener menemukan dunia baru...
dan...
kamu bener-bener ninggalin aku...
3 hari kemudian...
aku pulang...
gak sempet makan...
langsung tertidur sampai pagi...
Tuhan! kenapa harus ada kejadian itu...
Tuhan! begitu banyak doa yang kami panjatkan...
tetapi kenapa doa malam itu yang Engkau kabulkan...
Tuhan! apakah salah keputusanku malam itu...
Apakah dosa kalau kami saling Mencintai...
Tuhan, begitu lama, begitu sakit kami membangun hubungan “kami”
Tetapi, kenapa hanya dalam jangka waktu sekejap semua berlalu….
Ya, aku tau rencana-Mu…
Aku memang tidak pantas memilikinya…
Mungkin ini jalan yang Engkau berikan agar kami saling meninggalkan!!!
Tuhan, tetapi kenapa Engkau pertemukan kami…
Bahkan di malam paskah….
Kalau akhirnya kami hanya akan saling menyakiti….
Ya…. Aku gak pernah tau….
Tuhan! Kenapa semua jadi sia-sia….
Kenapa semua harus hilang…
Tuhan,kenapa….
Kenapa???

KENAPA ? ? ?

Pesan Dikirim:

19 Maret 2009 ; 07:43WIB

Selasa, 29 September 2009

Lebaran kelabu ....

Lebaran....
Walau aku tidak ikut merayakannya
Tapiaku ikut seneng karena ikut merasakanlibur yang panjang

Libur yang selama ini selalu aku tunggu2
Kesempatan yang selalu di nantikan semua orang
Tapi libur kali ini sangat berbeda dengan libur lebaran tahun lalu
Beda...
Ya sangat beda....
’Engkau’….
kini tidak lagi hadir...
tidak lagi menemaniku…
tidak lagi bersama aku…
dan mungkin engkau sengaja menghindar dariku…

kini seminggu lebih libur ini berjalan
semua hampir tidak ada yg berkesan
semua berjalan begitu saja

engkau sekarang telah hilang kembali
engkau telah menjadi milik keluargamu lagi
engkau kembali ke kampus kamu lagi
kembali ke kehidupan ’semu’ kamu lagi
kembali kepada orang2 yang seolah2 peduli ama kamu
pergi ke orang2 yang seakan2 mencintai kamu
pergi menginggalkan orang2 yang selama ini mencintai kamu
pergi melupakan orang2 yang selama ini mendukung kamu
pergi menghindar orang2 yang selama ini berharap pada kamu

ya kamu pergi meninggalkan jiwa kamu yang dulu
meninggalkan kehidupan asli kamu

kenapa kamu harus berubah mengikuti dunia kamu?

kemana kamu yang benar2 ’kamu’yang aku kenal dulu?

Tuhan....
Kenapa aku harus selalu menyebut nama_Mu?
Kenapa aku hanya bisa selalu berharap pada_Mu?
Kenapa aku Cuma bisa berdao pada_Mu?

Kenapa aku selalu hanya selalu bisa ragu atas kehidupnku...
Bagaimana kisahku ini nanti....
Ya aku, kamu gak ada yang tauBagaimana akhir kisah ini nanti....